Didemo, DPRD Lamsel Sepakat Tolak Omnibus Law
KALIANDA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Himpunan Mahasiswa Indonesian (HMI) Lampung Selatan, kembali menggelar aksi lanjutan tolak pengesahan UU Cipta kerja, Omnibus Law, di halaman kantor DPRD setempat, Senin (12/10/20). Aksi dengan tuntutan yang sama sekaligus meminta tanda tangan para anggota DPRD Lampung Selatan, sebagai bukti bahwa DPRD Lampung Selatan, turut menolak atas pengesahan undang-undang omnibus law. Aksi yang di gelar ddimulai sejak pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib, itu berjalan damai. Masa yang terhadang di depan gerbang gedung DPRD akhirnya di temui oleh salah seorang Anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal didampingi oleh Kepala Kesbangpol, Thomas Amirico yang dikawal ketat anggota kepolisian. (foto: sg)
KALIANDA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Himpunan Mahasiswa Indonesian (HMI) Lampung Selatan, kembali menggelar aksi lanjutan tolak pengesahan UU Cipta kerja, Omnibus Law, di halaman kantor DPRD setempat, Senin (12/10/20). Aksi dengan tuntutan yang sama sekaligus meminta tanda tangan para anggota DPRD Lampung Selatan, sebagai bukti bahwa DPRD Lampung Selatan, turut menolak atas pengesahan undang-undang omnibus law. Aksi yang di gelar ddimulai sejak pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib, itu berjalan damai. Masa yang terhadang di depan gerbang gedung DPRD akhirnya di temui oleh salah seorang Anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal didampingi oleh Kepala Kesbangpol, Thomas Amirico yang dikawal ketat anggota kepolisian. (foto: sg)
KALIANDA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Himpunan Mahasiswa Indonesian (HMI) Lampung Selatan, kembali menggelar aksi lanjutan tolak pengesahan UU Cipta kerja, Omnibus Law, di halaman kantor DPRD setempat, Senin (12/10/20). Aksi dengan tuntutan yang sama sekaligus meminta tanda tangan para anggota DPRD Lampung Selatan, sebagai bukti bahwa DPRD Lampung Selatan, turut menolak atas pengesahan undang-undang omnibus law. Aksi yang di gelar ddimulai sejak pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib, itu berjalan damai. Masa yang terhadang di depan gerbang gedung DPRD akhirnya di temui oleh salah seorang Anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal didampingi oleh Kepala Kesbangpol, Thomas Amirico yang dikawal ketat anggota kepolisian. (foto: sg)
KALIANDA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Himpunan Mahasiswa Indonesian (HMI) Lampung Selatan, kembali menggelar aksi lanjutan tolak pengesahan UU Cipta kerja, Omnibus Law, di halaman kantor DPRD setempat, Senin (12/10/20). Aksi dengan tuntutan yang sama sekaligus meminta tanda tangan para anggota DPRD Lampung Selatan, sebagai bukti bahwa DPRD Lampung Selatan, turut menolak atas pengesahan undang-undang omnibus law. Aksi yang di gelar ddimulai sejak pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib, itu berjalan damai. Masa yang terhadang di depan gerbang gedung DPRD akhirnya di temui oleh salah seorang Anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal didampingi oleh Kepala Kesbangpol, Thomas Amirico yang dikawal ketat anggota kepolisian. (foto: sg)
KALIANDA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Himpunan Mahasiswa Indonesian (HMI) Lampung Selatan, kembali menggelar aksi lanjutan tolak pengesahan UU Cipta kerja, Omnibus Law, di halaman kantor DPRD setempat, Senin (12/10/20). Aksi dengan tuntutan yang sama sekaligus meminta tanda tangan para anggota DPRD Lampung Selatan, sebagai bukti bahwa DPRD Lampung Selatan, turut menolak atas pengesahan undang-undang omnibus law. Aksi yang di gelar ddimulai sejak pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib, itu berjalan damai. Masa yang terhadang di depan gerbang gedung DPRD akhirnya di temui oleh salah seorang Anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal didampingi oleh Kepala Kesbangpol, Thomas Amirico yang dikawal ketat anggota kepolisian. (foto: sg)
KALIANDA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Himpunan Mahasiswa Indonesian (HMI) Lampung Selatan, kembali menggelar aksi lanjutan tolak pengesahan UU Cipta kerja, Omnibus Law, di halaman kantor DPRD setempat, Senin (12/10/20). Aksi dengan tuntutan yang sama sekaligus meminta tanda tangan para anggota DPRD Lampung Selatan, sebagai bukti bahwa DPRD Lampung Selatan, turut menolak atas pengesahan undang-undang omnibus law. Aksi yang di gelar ddimulai sejak pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib, itu berjalan damai. Masa yang terhadang di depan gerbang gedung DPRD akhirnya di temui oleh salah seorang Anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal didampingi oleh Kepala Kesbangpol, Thomas Amirico yang dikawal ketat anggota kepolisian. (foto: sg)
KALIANDA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Himpunan Mahasiswa Indonesian (HMI) Lampung Selatan, kembali menggelar aksi lanjutan tolak pengesahan UU Cipta kerja, Omnibus Law, di halaman kantor DPRD setempat, Senin (12/10/20). Aksi dengan tuntutan yang sama sekaligus meminta tanda tangan para anggota DPRD Lampung Selatan, sebagai bukti bahwa DPRD Lampung Selatan, turut menolak atas pengesahan undang-undang omnibus law. Aksi yang di gelar ddimulai sejak pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib, itu berjalan damai. Masa yang terhadang di depan gerbang gedung DPRD akhirnya di temui oleh salah seorang Anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Demokrat, Jenggis Khan Haikal didampingi oleh Kepala Kesbangpol, Thomas Amirico yang dikawal ketat anggota kepolisian. (foto: sg)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Kherlani Serahkan Jabatan ke Zainudin – Nanang
Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM menyerahkan memori jabatan…