Diduga Terjangkit Virus, 270 Ribu Butir Telur Diamankan BKSDA
Befo, Kalianda – 270 ribu butir telur tanpa dokumen resmi, yang diduga asal Malaysia, diamankan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah kerja Bakauheni pada hari Jum’at dini hari pukul 01:00 WIB, di Pelabuhan Bakauheni. Jum’at (30/01/15)
Ratusan ribu telur tersebut dibawa dari Binjai, Sumatra Utara yang akan dikirim ke Jakarta Barat. Barang ilegal tersebut diamankan oleh BKSDA beserta mobil truk Tronton, dengan Nopol Bl 8541 AC yang dikemudikan oleh Ando Sinaga (24) Warga Medan. Sedangkan sopir mengaku, dirinya lupa untuk membawa persyaratan dokumen-dokumen tersebut.
Saat ditanya nama dan alamat pemilik telor ilegal tersebut, sang supir enggan memberitahu kepada petugas. “Saya tidak tahu namanya, saya hanya panggil bo-bos saja,”
Drh. Azhar selaku Kepala BKSDA Wilker Bakauheni mengatakan bahwa tidak adanya dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), serta tidak ada surat izin pengeluaran dari dinas peternakan dan kesehatan Provinsi Sumatra Utara, atau keterangan uji Lab, telur-telur ayam tersebut tidak bisa disebrangkan ke Pulau Jawa begitu saja Sebab, ditakutkan telur ayam tersebut kesehatanya belum terjamin atau terjangkit virus Flu Burung. Selain itu, juga merusak pangsa pasar lokal sebab harganya yang jauh lebih murah dibanding telur ayam dalam negri.
Hingga saat ini pihak BKSDA menunggu dokumen resmi pemilik barang tersebut, dan memberi waktu selama 7 hari, apabila selama waktu tersebut belum bisa memberikan bukti dokumen resmi, maka pihak karantina terpaksa akan membongkar mobil bermuatan 270 ribu butir telur dan segera membuat surat izin pemusnahan.(sanga/aka)
Befo, Kalianda – Kepala BKSDA Wilker Bakauheni, Drh. Azhar sedang menunjukan telur-telur ayam tanpa dilengkapi dokumen resmi, dan diduga berasal dari Malaysia. (sangga/aka)

Befo, Kalianda – Kepala BKSDA Wilker Bakauheni, Drh. Azhar sedang memeriksa salah satu telur ayam yang diduga berasal dari Malaysia (sangga/aka)
Befo, Kalianda –  Kepala BKSDA Wilker Bakauheni, Drh. Azhar (kanan) didampingi staf sedang memeriksa salah satu telur ayam yang diduga asal Malaysia. (sangga/aka)

Befo, Kalianda –  Telur-telur ayam yang diduga asal Malaysia. Pihak BKSDA mengatakan telur ayam tersebut kesehatanya belum terjamin atau terjangkit virus rabies. Selain itu, juga merusak pangsa pasar lokal sebab harganya yang jauh lebih murah dibanding telur ayam dalam negri. (sangga/aka)

Befo, Kalianda – 270 ribu butir telur diamankan oleh BKSDA beserta mobil truk Tronton, dengan Nopol Bl 8541 AC yang dikemudikan oleh Ando Sinaga (24) Warga Medan dibawa dari Binjai, Sumatra Utara yang akan dikirim ke Jakarta Barat. (sangga/aka)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Indomaret Kalianda Dirampok, 35 Juta Raib
Befo, Lampung Selatan – Sekawanan Perampok bersenjata, berhasil menggasak uang tunai puluhan juta…
Kherlani Serahkan Jabatan ke Zainudin – Nanang
Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM menyerahkan memori jabatan…
TKW Disiksa, Butuh Uluran Tangan
Befo, Lampung Selatan – Kondisi Rosita (40) Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang…
Lomba Burung Merpati Raih Simpati
Befo, Lampung Selatan – Perlombaan Burung Merpati balap yang digelar di lapangan…