Nelayan Kalianda Tolak Kenaikan BBM
Befo, Lampung Selatan – Wacana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), berdampak negatif ditengah masyarakat. Para nelayan di kota Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. misalnya/ menilai rencana kenaikan BBM yang digagas pemerintah Jokowi JK bisa membuat hidup mereka lebih sulit.
Meski tidak sesulit dampak yang ditimbulkan oleh wacana kenaikan BBM tahun lalu, namun para nelayan, mengaku resah dengan rencana kenaikan BBM yang rencana akan dinaikkan oleh pemerintah pada bulan ini.
Kenaikan diperkirakan mencapai 40 persen lebih. BBM jenis premium dari harga 6.500 diprediksi naik menjadi 9.000 rupiah perliter. Sedangkan BBM jenis solar, dari harga 5.500 menjadi 8.500 rupiah perliter.
Para nelayan di Kalianda, cukup terkejut dengan rencana kenaikan bbm tersebut. Salah seorang Nelayan, Tarjo (45) misalnya, dengan tegas menolak rencana kenaikan BBM yang digagas oleh pemerintahan baru ini. Menurut Tarjo, harga bbm untuk saat ini saja sudah membebani kehidupan keluarganya, apalagi jika harga bbm ini dinaikkan.
Nelayan berharap, pemerintah untuk mengurungkan niat mereka menaikkan harga eceran bahan bakar minyak. Menurut nelayan, dengan harga solar saat ini saja, keuntungan yang mereka dapat dari melaut, setelah dikurangi biaya bahan bakar hanya, ratusan ribu rupiah. Jika solar dinaikkan, nelayan khawatir, dapur mereka tidak lagi berasap tiap hari.

Befo, Lampung Selatan – Seorang nelayan sedang menambatkan perahunya di dermaga pendaratan ikan, Kalianda Bawah, Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (06/11/14). (sangga/aka)
Befo, Lampung Selatan – Seorang nelayan menoleh ke temannya, setelah menambatkan perahunya di dermaga pendaratan ikan, Kalianda Bawah, Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (06/11/14). (sangga/aka)
Befo, Lampung Selatan – Sejumlah nelayan memperbaiki jaring mereka yang rusak diatas perahu mereka yang tertambat di dermaga pendaratan ikan, Kalianda Bawah, Kalianda, Lampung Selatan,  Para nelayan ini belum melaut menunggu sore tiba. Kamis (06/11/14). (sangga/aka)
Befo, Lampung Selatan – Tarjo (45) memperbaiki jaring yang rusak diatas perahu miliknya yang tertambat di dermaga pendaratan ikan, Kalianda Bawah, Kalianda, Lampung Selatan,  Tarjo merupakan salah satu nelayan yang menolak kenaikan BBM. Menurut Tarjo, kenaikan BBM akan membuat nelayan tambah sengsara. Kamis (06/11/14). (sangga/aka)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Indomaret Kalianda Dirampok, 35 Juta Raib
Befo, Lampung Selatan – Sekawanan Perampok bersenjata, berhasil menggasak uang tunai puluhan juta…
Kherlani Serahkan Jabatan ke Zainudin – Nanang
Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM menyerahkan memori jabatan…
TKW Disiksa, Butuh Uluran Tangan
Befo, Lampung Selatan – Kondisi Rosita (40) Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang…
Lomba Burung Merpati Raih Simpati
Befo, Lampung Selatan – Perlombaan Burung Merpati balap yang digelar di lapangan…